Sahabat Muda Fokus Membentuk Karakter Pemimpin

0
57

Kenapa mengurus anak muda? Kenapa nggak mengurus langsung dhuafa yang terlihat nyata di depan mata? Beberapa pertanyaan ketika SM berdiri di akhir tahun 2014, bahkan banyak yang menyangsikan keberhasilan SM.

Kemiskinan yang paling sulit di atasi adalah kemiskinan kultural, seorang filsuf mengatakan butuh waktu satu generasi. Kemiskinan kultural umumnya dikaitkan budaya atau kebiasaan, secara spesifik disebut karakter. Karakter yang kuat juga mengakibatkan etos kerja yang kuat pula, juga ketangguhan dalam menghadapi tantangan.

Awalnya SM fokus membentuk anak muda di karakter khususnya berkaitan sholat, kemudian melatihkan kompetensi yang mudah dan bisa dikerjakan tanpa mengganggu kuliah, setelah siap dilatih menjadi pemimpin tim.

Alhamdulillah target awal SM yang lulus kuliah bisa langsung menjadi supervisor di tempat bekerja, hari ini sudah mulai banyak yang lulus kuliah mulai menjadi manajer selain menjadi pegawai negeri dan entrepreneur. Pertanyaan diatas sekarang mulai terjawab, SM berusaha mencegah terjadinya dhuafa di masa datang dengan mengurus anak muda (mahasiswa). •

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here